Mulai Sekarang Website BIM, Tidak Bisa Di Akses Lewat IE Semua Versi


Programmer Muda Indonesia Diculik Malaysia



Reinhard Hermanus, Peraih Medali Perunggu Olimpiade Nasional Informatika sekaligus pengembang aplikasi Facebook dan Friendster, juga pemilik dari situs jaringan sosial Yess-U, akan segera dibajak oleh Malaysia. Dia ditawari beasiswa kuliah di salah satu universitas di Malaysia, dan pekerjaan di sebuah perusahaan Malaysia setelah menyelesaikan kuliahnya. Saat ini dia belum mengambil keputusan, karena dia masih menunggu tawaran dari Universitas di Indonesia.
Apa kita akan membiarkan salah satu Programmer muda kita juga direbut oleh Malaysia ?

Di bawah ini adalah sedikit info tentang Reinhard Hermanus

Biografi Singkat Reinhard Hermanus


Reinhard Hermanus lahir di Bandung pada tanggal 12 Januari 1993 dan merupakan anak tertua dari Davy Hermanus. Dia melakukan Homeschool pada saat SD dan melanjutkan ke SMP Yahya. Sekarang dia sedang melanjutkan studinya di SMAK 1 BPK Penabur Bandung.
Dia pertama kali mempelajari pembuatan aplikasi dan programming saat kelas 3 SMP. Saat itu dia iseng mengacak-acak kode web Friendster. Dia pun mencoba untuk membuat sebuah page sederhana. Kebanyakan Informasi yang didapat berasal dari Google. Pada kelas 1 SMA, dia mengikuti ekstra-kulikuler Programming. Di sana dia belajar membuat software sederhana.
Dia pun tertarik untuk membuat program tersebut bekerja dengan lancar di Web.
Dia pun memulai menciptakan aplikasi-aplikasi di Friendster yang kemudian dijualnya seharga rata-rata $50. Saat ini dia masih mendalami Web Programming dan juga Software Programming dan terus bekerja sebagai salah satu developer aplikasi facebook dan friendster, juga sebagai pemilik situs jaringan sosial Yess-U.com. Pendapatan rata-ratanya sekarang sekitar $950 sebulan.

 


Angklung Masih Menunggu Verifikasi Dari UNESCO

SEMARANG (SI) – Setelah batik resmi ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia oleh organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO), angklung juga didaftarkan guna memperoleh pengakuan yang sama.Pendaftaran dilakukan supaya angklung tidak diklaim oleh negara lain. ”Pendaftaran telah dilakukan pada 26 Agustus 2009.

Angklung adalah alat musik khas daerah yang patut dilestarikan,” kata Legal Consultant Saung Angklung Udjo, Deni Danurwenda di sela- sela roadshow Klinik Angklung Resital sebagai rangkaian acara Angklung Resital 2009 di Gedung Marabunta, Semarang,kemarin. Setelah didaftarkan, kini angklung tinggal menunggu verifikasi oleh UNESCO.Verifikasi bertujuan sebagai pembuktian bahwa angklung sangat berperan dalam kelangsungan suku bangsa, khususnya di Indonesia. ”Jika lolos verifikasi, UNESCO akan mengeluarkan sertifikat dan angklung dapat diakui sebagai warisan asli budaya Indonesia,”ujarnya.

Menurutnya, kesenian khas Jawa Barat berbahan dasar bambu itu tengah dihadapkan pada percepatan dunia industri yang membutuhkan inovasi sekaligus kreativitas.” Sepanjang tahun 2008,angklung juga berfungsi sebagai alat promosi budaya dengan berbagai inovasi dalam seni pertunjukan,” paparnya. Angklung, imbuhnya, telah menjadi salah satu kekuatan diplomasi budaya serta alat komunikasi nonverbal lintas sektoral yang cukup efektif.Termasuk dalam kegiatan Klinik Angklung Resital yang diselenggarakan Saung Angklung Udjo Bandung bersama Bank Mandiri.

Sementara itu, Asisten Vice President Micro Business District Center PT Bank Mandiri Jateng & DIY M Suhaemi berharap, acara Angklung Resital 2009 bisa membuat generasi penerus kembali melirik kesenian tradisional. ”Rasa cinta dan bangga terhadap seni dan tradisi lokal harus terus disegarkan dan dimekarkan,”katanya. Dia mengatakan, memainkan musik bambu adalah bermain menggunakan rasa. ”Bermain dengan rasa menimbulkan kepekaan dan solidaritas yang menciptakan harmoni sehingga perlu ditanamkan di kalangan generasi pelajar di Indonesia,”ujarnya.

Angklung Resital 2009 akan berlangsung di Saung Angklung Udjo Bandung pada 19, 20, dan 21 Oktober. Sebelum menuju puncak pelaksanaan, Angklung Resital mengadakan roadshow Klinik Angklung Resital di beberapa kota, lomba angklung tingkat SD, SMP, SMA, dan ditutup dengan Malam Penganugerahan Karya pada 24 Oktober. (hendrati hapsari)

[SUMBER]


SBY-Boediono Resmi Jadi Presiden dan Wapres RI

 SBY-Boediono Resmi Jadi Presiden dan Wapres RI
 
 

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono lancar dalam membacakan sumpah dan janjinya. Setelah pembacaan sumpah, SBY dan Boediono menjalani pelantikan di depan MPR. Dengan demikian, SBY resmi menjadi Presiden RI 2009-2014 dan Boediono menjadi Wakil Presiden 2009-2014.

Pengucapan sumpah dan pelantikan itu digelar dalam sidang MPR di gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (20/10/2009). Sidang MPR dipimpin oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas.

SBY dan Boediono membacakan sumpah dan janji sesuai agama Islam yang mereka. Bunyi sumpah presiden dan wakil presiden sebagai berikut: "Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa."

Tepuk tangan membahana ketika pembacaan sumpah SBY-Boediono selesai. Seusai membacakan sumpah tersebut, SBY dan Boediono yang sama-sama mengenakan jas hitam menjalani pelantikan di depan MPR. Pelantikan diiringi dengan penandatanganan keputusan tersebut oleh Ketua MPR dan para wakil Ketua MPR.

Hingga pukul 10.30 WIB, sidang masih berlangsung. Sidang MPR tentang pengucapan sumpah dan janji ini dihadiri 647 anggota MPR dan dihadiri beberapa kepala negara sahabat dan perwakilannya. Mantan Presiden BJ Habibie dan mantan Wapres Try Sutrisno tampak hadir.

[SUMBER]


Pesawat Pengintai Non Awak Made In Indonesia Dioperasikan

BPPT Operasikan Pesawat Pengintai Teroris

TANGERANG, kompas..com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada tahun 2010 segera mengoperasikan pesawat terbang mini nir awak atau "Puna" sebagai pendukung pertahanan keamanan nasional dan pengintai teroris.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman mengatakan, BPPT sudah melakukan penelitian dan berhasil mengembangkan Puna sebagai pesawat pengintai dari udara terhadap apa yang sedang terjadi di darat dan laut.

Ia mengatakan, Puna nantinya akan digunakan oleh militer dan aparat kepolisian Indonesia dalam melakukan penyusupan terhadap aktivitas di daerah rawan konflik.

"Puna juga melakukan pengintaian terhadap teroris yang sedang bersembunyi di lokasi yang sulit dijangkau," kata Menristek di Tangerang, Sabtu (17/10).

Pesawat Puna juga dilengkapi kamera mini untuk memotret kejadian di lapangan dan melaporkan kepada pihak terkait sebagai barang bukti.

Menristek mengatakan, pesawat Puna saat ini sedang dalam tahap proses pembuatan akhir dan akan dioperasikan pada tahun 2010.

"Kita ingin menunjukan pesawat Puna buatan peneliti Indonesia bisa digunakan sebagai pendukung keamanan nasional, jadi tidak harus dibeli dari luar negeri," ujar Menristek.

Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi Industri Pertahanan Keamanan BPPT, Joko Purwono menyatakan, Puna dapat mencapai ketinggian di udara hingga 120 kilometer (km).

Puna merupakan pesawat otonomos dilengkapi kamera pengintai dan tidak dikontrol melalui remote. Joko menambahkan, Puna memiliki panjang badan empat meter dan panjang sayap tujuh meter dengan jangkau ketinggian yang cukup di atas udara.

"Pesawat Puna akan diproduksi tahun depan oleh PT Dirgantara Indonesia (DI), untuk saat ini pesawat tersebut sedang dalam proses penyempurnaan," ujar Joko.

Selain itu, kata Joko BPPT juga mengembangkan dua pesawat pengintai mini tipe lain yakni pesawat Sriti seberat 10 kilogram (kg) dan pesawat pengintai yang dinamai Alap-Alap dengan berat 25 kg, untuk memantau perairan laut Indonesia.



[SUMBER]


Malaysia Gemetar Melihat Indonesia Mampu Membuat Sonic Boom

Misteri ledakan keras yang mengagetkan masyarakat Kabupaten Bone Sulawesi Selatan kemarin terpecahkan. Ledakan yang diikuti dengan bumbungan asap itu ternyata berasal dari enam pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara.

Keenam pesawat yang terdiri dari 3 pesawat Sukhoi, 2 jenis Boeing dan 1 helikopter itu tengah melakukan latihan rutin di atas Kabupaten Takalar yang berjarak sekira 80 kilometer dari Kota Makassar dan 300 arah timur Kabupaten Bone.

Komandan Landasan Udara Sultan Hasanuddin Marsekal Ida Bagus Putu Dunia mengatakan, suara ledakan berasal dari “sonic boom” tiga pesawat Sukhoi. Sonic boom adalah gelombang kejut di udara yang dihasilkan saat Sukhoi terbang melebihi kecepatan suara. Perlu diketahui kecepatan suara adalah 1.238 kilometer per jam.

Menurut laman Wikipedia, gelombang kejut ini merambat dalam bentuk kerucut dan bisa sampai ke permukaan tanah, membuat pekak dan memecahkan kaca-kaca. Karena itu pesawat supersonik biasanya tidak terbang supersonik di atas daerah berpenduduk.

Putu Dunia mengatakan dua pesawat Sukhoi dalam latihan kemarin terbang pada ketinggian 10 sampai 30 ribu kaki di angkasa. “Tapi kemarin kecepatannya tidak sampai melebihi kecepatan suara,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/10/2009).

Namun, saat dikonfrontir dengan fakta adanya kepulan asap hingga ke permukaan tanah sebagaimana ditayangkan televisi termasuk getaran bermagnitude 1,9 Skala Richter, Putu Dunia tak mau berkomentar. “Saya tidak menonton jadi tidak bisa borkomentar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Putu Dunia juga membantah spekulasi yang berkembang bahwa ada pesawat milik TNI yang jatuh karena kecelakaan.

Fotonya :


Malaysia Sumbang Makanan Kadaluarsa Ke Indonesia

MATARAM - BIM™- Sebagian barang sumbangan dari luar negeri untuk para korban gempa di Sumatra Barat (Sumbar) dan Jambi ternyata merupakan produk kadaluarsa. Menurut pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produk kadaluarsa yang ditemukan BPOM berasal dari Malaysia.

Kepala BPOM, Husniah Rubiana Thamrin Akib, mengungkapkan hal tersebut ketika menggelar rapat koordinasi lintas sektor BPOM RI, di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, Kamis (8/10). Hanya, dia tak merinci jenis produk sumbangan dari Malaysia yang kadaluarsa tersebut.

“Ini memang menyedihkan sekali, di mana negara kita sudah terkena musibah (tapi) masih ada negara yang tega memberikan bantuan barang kedaluwarsa. Padahal itu berbahaya jika dikosumsi,” sesal Husniah.

Karena itulah, sambungnya, pihak BPOM meningkatkan kewaspadaan terhadap barang sumbangan dari luar negeri, terutama jenis obat dan makanan. “Saya sudah instruksikan petugas di lokasi gempa untuk meningkatkan pengawasan,” tegas Husniah.

Menurut dia, ada sejumlah negara yang sepertinya sengaja memanfaatkan musibah di Indonesia. Mereka membuang sampah dengan dalih memberikan bantuan berupa obat dan makanan, namun kenyataannya bantuan produk obat dan makanan tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan karena tak aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Ia mencontohkan, saat bencana tsunami di Aceh, akhir Desember 2004, beberapa negara memberikan bantuan obat dan makanan. Namun, setelah diteliti, ternyata bantuan tersebut sudah habis masa berlaku konsumsinya, yaitu berakhir pada 2002.

Begitu juga saat musibah gempa yang terjadi di Jogjakarta, akhir Mei 2006, pihaknya menemukan adanya bantuan produk obat dan makanan yang sudah kedaluwarsa. Dari pengalaman-pengalaman itu, Husniah menginstruksikan kepada seluruh petugas di lokasi gempa –di Sumbar (100 orang) maupun Jambi (70 orang)– untuk melihat langsung masa berlaku konsumsi jika ada produk obat dan makanan yang datang dari para donatur.

“Jika ada temuan agar langsung disingkirkan, sehingga masyarakat yang sudah tertimpa musibah tidak mendapat musibah lagi akibat mengkonsumsi obat atau makanan yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi,” tandasnya.

Secara terpisah, Kasi Penyelidikan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Anton, di Padang, mengatakan bahwa beberapa petugasnya menemukan obat-obatan bantuan yang kadaluarsa di beberapa posko bantuan di Kota Padang. Obat-obatan kadaluarsa tersebut, di antaranya, Amoxicillin dalam bentuk tablet, salep Betametoson, dan Amoxillin dalam bentuk sirup.
“Batas waktu kelayakan pakai yang tertera dalam kemasan obat-obatan tersebut adalah September 2009,” katanya.

BBPOM juga menemukan makanan kedaluwarsa yang diduga bantuan dari negara tetangga, yaitu selai nenas. Menurutnya, dalam bungkusan selai nenas tersebut tertera batas waktu kelayakannya Oktober 2009.

“Semua barang kadaluarsa yang ditemukan petugas di lapangan tersebut kami sita untuk seterusnya akan dilakukan pemusnahan,” jelasnya.

[SUMBER]



Alasan Malaysia Suka Kuliah Di Indonesia

Karena pada Kuliah life specimen di Perguruan Tinggi Kedokteran di Indonesia pakai 'mayat', di Malaysia pakai 'dummy' (=boneka)

Praktek bedah Kuliah kedokteran di Indonesia karena pertimbangan Bila pakai model kera atau babi  hasilnya kurang efektif, karena struktur hewan berbeda dari manusia. Paling tepat menggunakan mayat baru, karena struktur anatomi dan jaringannya masih sama dengan manusia hidup. Sehingga suasana latihan pun mirip bedah sungguhan. Jenazah demikian dicapai bila sebelum delapan jam sejak meninggal diawetkan dengan teknik tertentu.
http://www.gatra.com/artikel.php?id=118277

Sumber: kaskus.us


Menhan Malaysia Keturunan Jogjakarta

Jakarta - Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi berjanji akan mempercepat proses penyelesaian sengketa Ambalat. Persaudaraan pemerintahan Indonesia-Malaysia harus makin erat dan saling menguntungkan.

"Tapi pada prinsipnya kita harusbertetangga dengan baik. Kita tidak akan berperang dengan Indonesia. Ya pakaian tentara Diraja Malaysia itu produk Sritex Indonesia. Bagaimana kita berperang?," kata Hamidi seperti yang dituturkan anggota komisi I DPR Effendy Choirie kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (7/6).

Sebelumnya, Gus Choi sapaan akrab Effendy Choirie bersama anggota komisi I DPR lain yakni Ali Mochtar Ngabalin bertemu Menhan Malaysia di Putrajaya pusat pemerintahan, Minggu 6 Juni 2009 malam. Keduanya yang ditemani mantan anggota DPR Ade Daud Nasution

Mereka menyampaikan protes kepada pemerintah Malaysia agar tidak melakukan provokasi di perbatasan perairan blok Ambalat dengan patroli militer yang melewati garis batas kedaulatan wilayah Indonesia.

Secara khusus Gus Choi meminta kepada sahabat lamanya yang baru 2 bulan menjabat Menhan Malaysia itu untuk menjadikan jabatannya sebagai sarana mempercepat penyelesaian sengketa antara 2 negara serumpun ini, khususnya soal sengketa blok Ambalat.

Menanggapi hal tersebut, Menhan Malaysia yang keturunan Yogyakarta ini mengatakan sengketa blok Ambalat bukan hanya soal perbatasan, tetapi juga soal ekonomi. Jika hanya perbatasan mungkin sudah lama rampung. Ada potensi ekonomi, maka Malaysia harus serius, teliti dan hati-hati.

Hamidi mengaku memahami protes pemerintah dan rakyat Indonesia. Di samping itu, Hamidi juga menyampaikan nota protes kepada pemerintah RI karena TNI pernah melakukan pelanggaran perbatasan sebanyak 13 kali. "Ukhuwah wathaniyah Indonesia-Malaysia harus makin dijeratkan dan saling menguntungkan," imbuhnya.

Sumber: kaskus.us


Dari Jaman Soekarno Sampai SBY, Malaysia Suka Mengganggu Indonesia

Sekilas memang, seolah-olah konflik yang timbul lebih disebabkan karena kesalahan di antara keduanya dalam membangun dan membina hubungan diplomatik yang konstruktif. Namun jika ditinjau secara lebih komprehensif, muncul dugaan bahwa ada upaya sistematis dan teroganisir untuk menghadapkan kedua negara pada situasi konflik.

Lebih dari itu, siapakah aktor yang sesungguhnya berada di balik konflik kedua negara? Atau dengan kata lain, siapa sebenarnya yang lebih berkepentingan dari konflik antara Indonesia-Malaysia? Dan, untuk apa pemicu konflik ini terus 'dipelihara' dan ditebarkan setiap saat?
Aneka pertanyaan di atas tentu saja harus dijawab secara jernih dan bertanggung jawab. Ketika kasus pengeboman dan tindakan serta serangan terorisme menghantui Indonesia yang didalangi oleh 'putra' Malaysia, Noordin M Top misalnya, banyak pihak mensinyalir bahwa Malaysia terlibat di dalamnya.

Hal ini diperkuat dengan analisis bahwa Indonesia mesti terus diguncang dengan teror dan ancaman, agar tercipta image atau kesan bahwa negara ini memang tidak aman untuk dikunjungi, berinvestasi, apalagi berwisata. Dengan demikian, Malaysia mendapatkan keuntungan politik dan ekonomi dari buruknya situasi di Indonesia.

Lebih dari itu, dugaan Noordin dilindungi oleh 'negara' begitu kuat adanya, mengingat sulitnya gembong teroris ini ditangkap. Analisis lainnya, dalam situasi ekonomi dunia seperti saat ini (resesi), Indonesia satu-satunya negara di kawasan ini yang mencatat pertumbuhan positif, sementara Malaysia membukukan pertumbuhan ekonomi negatif.

Mengalihkan perhatian dunia kepada Malaysia salah satunya dapat dilakukan dengan mendeskreditkan negara tetangganya, Indonesia, dalam kancah internasional. Poin dan pandangan di atas tentu saja bagian dari analisis pertama dalam upaya menjawab akar konflik kedua bangsa serumpun.

Poin berikutnya adalah boleh jadi konflik kedua negara turut didesain dan dinikmati oleh negara ketiga. Dalam bahasa sederhana, ada penunggang gratis (free rider) dari konflik ini. Pertanyaannya adalah siapakah aktor atau pelaku yang dimaksud? Mungkinkah aktor negara berada di balik semua ini? Mungkinkah Singapura misalnya terlibat?

Singapura juga 'surga' bagi para penjahat, termasuk koruptor, dalam hal ini para pengusaha pengemplang utang asal Indonesia dan Malaysia. Dan yang paling penting, Singapura merupakan kepanjangan tangan (negara satelit)bagi kepentingan Barat (Amerika dan sekutunya, termasuk Israel) di Asia Timur.

Dapat dipahami bahwa, konflik antara Indonesia dan Malaysia akan sangat menguntungkan posisi Singapura sebagai jembatan di Asia Tenggara. Pendekatan dalam politik internasional menjelaskan bahwa salah satu cara dalam menguasai suatu kawasan adalah dengan menempatkan negara satelit.

Teori ini berlaku efektif bagi Amerika, dengan menjadikan Israel sebagai negara satelitnya di Timur Tengah, atau kedigdayaan Uni Soviet pasca Perang Dunia Kedua terlihat jelas dengan menjadikan Polandia sebagai negara satelitnya untuk menguasai Eropa.

Kini, saat konflik terus membesar yang mengarah kepada konflik terbuka antarmasyarakat dalam bangsa serumpun, patut untuk kita mawas diri dan mewaspadai potensi perang terbuka. Identifikasi dipraktikkannya 'psy war' oleh privat ataupun 'state actor' harus dilihat sebagai upaya untuk menggoyahkan kawasan (region) secara umum, dan khususnya konflik terbuka dua negara tetangga ini.

Sumber: kaskus.us


Tentara Malaysia Pingsan Saat Upacara


Bill Gates pun Pakai Batik




detik - Meski budaya asli Indonesia, namun bukan berarti batik hanya terbatas untuk masyarakat Tanah Air. Banyak tokoh dunia yang pernah merasakan hangatnya batik Indonesia. Termasuk di antaranya Bill Gates, pendiri Microsoft Corp.

Kisah unik Bill Gates berbatik ini didapat ketika sang miliuner bertandang untuk pertama kalinya ke Indonesia pada Mei 2008 lalu. Batik warna keemasan dikenakan Gates saar acara Presidential Lecture yang berlangsung Jakarta Convention Center tersebut.

Selidik punya selidik, padahal di awalnya, tidak ada rencana sebelumnya Gates akan mengenakan batik. Hal ini terjadi secara mendadak. Bahkan gara-gara baju batik Bill Gates ini, Presiden SBY pun mengganti kostumnya, dari jas lengkap berdasi, menjadi baju batik lengan panjang warna ungu-merah-keemasan untuk mengimbangi sang tamu kehormatan.

Wajar bila Presiden SBY juga ikut ganti baju. Sebab, berdasarkan penelusuran detikcom, kala itu seharusnya Bill Gates memang mengenakan pakaian resmi: jas dan berdasi. Tapi, perubahan begitu cepat terjadi.

Ternyata ada tawaran lain yang membuat salah satu orang terkaya di dunia itu tertarik mengubah kostumnya dan memilih mengenakan baju batik. Adalah Rachmat Gobel, bos Panasonic, yang mempunyai inisiatif menawarkan baju batik kepada Bill Gates. Selain produk asli Indonesia, baju batik juga sudah dikenal sebagai baju yang pro lingkungan.

Tak dinyana, Bill Gates sontak menerima tawaran itu. Rachmat pun kemudian menghubungi desainer batik kondang, Iwan Tirta. Tanpa basa-basi, Iwan Tirta yang sudah kesohor itu pun memilihkan baju batik untuk Bill Gates.

Baju batik warna keemasan dengan motif 'pisang bali manggar' akhirnya dipilih untuk Gates. Motif ini merupakan motif yang sering dipakai oleh para anggota kerajaan Mangkunegaran Solo.

Oleh Iwan Tirta, baju batik itu lantas diberikan kepada Rachmat Gobel untuk selanjutnya diserahkan kepada Bill Gates. Dan ternyata, Bill Gates benar-benar mengenakannya. Bill Gates pun semakin memesona banyak orang di acara kuliah umum tersebut. Padahal, banyak pejabat dan politisi yang hadir mengenakan pakaian jas.

Sumber: detik.com


Gamelan Dan Angklung Juga Di Ajukan Ke UNESCO

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengumumkan secara resmi diterimanya batik oleh  United Nations Education Social and Cultural Organization (UNESCO) sebagai warisan budaya Indonesia. Setelah batik, gamelan dan angklung juga akan diajukan ke UNESCO.

"Setelah batik yang akan sedang diusulkan adalah gamelan dan angklung karena ini juga berpotensi untuk diakui negara lain," kata anggota DPR, Jero Wacik, usai pelantikan anggota MPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/10/2009).

Menurut dia, setiap warisan budaya yang berpotensi diakui orang lain, akan segera diajukan Indonesia ke UNESCO untuk disahkan. "Soal batik, saya dengar Malaysia juga mau mengklaim. Silakan saja, tetapi dia harus melawan 114 negara yang mengesahkan di UNESCO," ujarnya.

Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata ini mengatakan Presiden SBY akan mengumumkan secara resmi diterimanya batik oleh UNESCO sebagai warisan budaya milik Indonesia nanti malam.

"Yang mengumumkan mungkin langsung Pak SBY atau Bapak M Nuh, yang sekarang ini menjadi Menbudpar sementara menggantikan saya," ujar Jero Wacik.

Dikatakan dia, kesuksesan batik diterima oleh UNESCO sebenarnya rangkaian dari kesuksesan sebelumnya, yakni tahun 2005 Keris sudah diakui. Kemudian, lanjut dia, wayang kulit juga diakui tahun 2003.

"Ini pertanda UNESCO memang mengakui hal-hal itu benar warisan budaya milik kita," kata Jero Wacik.

 



SBY Tetapkan Hari Batik Nasional

GB
Hal ini disampaikan presiden seusai menerima pengrajin batik di kediaman pribadinya di Puri Cikeas Indah, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/10) malam. Abror Rizki/Setpres.
Sabtu 03/10/2009 10:57 WIB


Presiden SBY menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Hal ini dilakukan setelah UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia


UNESCO Akui Batik Milik Indonesia


Anti Malaysia - Akhirnya dunia mengakui batik merupakan salah satu warisan umat manusia yang dihasilkan oleh bangsa Indonesia. Pengakuan serta penghargaan itu akan disampaikan secara resmi oleh United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO).

"Pengakuannya pada 28 September nanti dan penghargaan resmi pada 2 Oktober di Abu Dhabi," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie di Istana Bogor, Senin (7/9/2009).

Menurutnya, pengakuan UNESCO itu diberikan terutama karena penilaian terhadap keragaman motif batik yang penuh makna filosofi mendalam. Di samping itu pemerintah dan rakyat Indonesia juga dinilai telah melakukan berbagai langkah nyata untuk lindungi dan melestarikan warisan budaya itu secara turun menurun.
 
Atas perkembangan ini Presiden SBY menyambut baik kabar tersebut. Sebagai bentuk apresiasi baik terhadap batik dan penghargaan UNESCO itu, Presiden SBY meminta seluruh warga negara mengenakan batik pada 2 Oktober 2009.

"Orang lain bisa saja klaim batik, tapi dunia tahu kalau batik adalah milik Indonesia," tambah Menbudpar Jero Wacik pada kesempatan sama.
 
Lebih lanjut dikatakannya pemerintah terus memperjuangkan pengakuan atas karya budaya lain bangsa Indonesia. Sekarang ini yang tengah diperjuangkan adalah musik kulintang, naskah Negara Kertagama versi Majapahit dan epos La Galigo asal Bugis.


Diklaim Malaysia, Indonesia Kukuhkan Batik

 

Anti Malaysia - BATIK merupakan salah satu kekayaan warisan budaya bangsa yang patut dilestarikan. Namun, seiring dengan berkembangnya tren mode, seringkali batik hanya dipakai sebagai salah satu busana pelengkap.

Padahal, berpakaian batik semestinya dapat dilakukan sebagai wujud konkret mempertahankan karakter bangsa.

Polemik pun muncul ketika batik diakui sebagai milik negara lain, Malaysia. batik diakui sebagai milik negara tetangga, pemerintah Indonesia pun mendaftarkan Batik ke dalam jajaran daftar representatif budaya tak benda warisan manusia UNESCO atau Representative List of Intangible Cultural Heritage-UNESCO.

Untuk mendapat pengakuan refresentatif sebagai warisan budaya, proses yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia terbilang cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 dengan proses Nominasi Batik Indonesia ke UNESCO, yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada 9 Januari 2009 untuk diproses lebih lanjut.

Lalu, tahap selanjutnya ialah pengujian tertutup oleh UNESCO di Paris pada tanggal 11 hingga 14 Mei 2009. Dan puncaknya, pada (2/10/2009) diakhiri dengan UNESCO akan mengukuhkan batik Indonesia dalam daftar representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia yang akan dilaksanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Mohammad Nuh, selaku Menteri Ad-Interim Kebudayaan dan Pariwisata menyambut momen penting tersebut. Rencananya, usai pengukuhan, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono akan segera mendeklarasikannya.

"Kita harus bersyukur, proses ini bukan proses yang pendek untuk mendapatkan pengesahan dari UNESCO. Keputusan UNESCO akan diumumkan pada tanggal 2 sekitar pukul 20.00 WIB. Dan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mendeklarasikannya secara resmi pada pukul 21.00 WIB," paparnya dalam jumpa pers yang berlangsung di Gedung Departemen Kominfo, Rabu (30/9/2009).

Lebih lanjut Mohammad Nuh mengutarakan, berlangsungnya pendeklarasian yang akan diumumkan oleh orang nomor satu di Indonesia itu bertujuan untuk menghapus upaya pengklaiman yang digencarkan oleh negara tetangga, Malaysia.

"Pendeklarasian ini karena merupakan persoalan budaya yang sempat menjadi perhatian dan merupakan kewajiban moral untuk menyelamatkan warisan budaya. Yang menjadi masalah adalah pengklaiman ini milik satu negara. Kalau produk kita dipakai negara lain, pasti kita akan bangga tapi begitu ada pengklaiman, ini yang jadi perkara," imbuhnya.

Setelah batik resmi dikukuhkan oleh UNESCO, Menbudpar salah satu warisan budaya tersebut bisa diapresiasi oleh masyarakat Indonesia dengan memakai produk budaya sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

"Semoga dengan dikukuhkannya batik Indonesia oleh UNESCO dapat menumbuhkan social awareness untuk mencintai dan menyelamatkan produksi asli Indonesia. Cara apresiasinya adalah dengan mengenakannya. Kalau tidak dikenakan, ya tidak ada maknanya," tandasnya.

Sebelumnya, wayang Indonesia pada tahun 2003 ditetapkan UNESCO sebagai Karya Agung Budaya Lisan dan Tak Benda Wirisan Manusia sedangkan keris ditetapkan pada tahun 2005. Selain batik, selanjutnya yang juga sedang menungu giliran untuk dikukuhkan adalah "Best Practice". Diklat Budaya Batik Indonesia dan karya budaya berupa angklung Indonesia yang sudah dinominasikan pada 26 Agustus 2009 lalu


Awal persengketaan

persoalan yang timbul setelah pada tahun 1967 pertama kali dilakukan pertemuan teknis hukum laut antara Indonesia dan Malaysia kedua belah pihak akhirnya sepakat (kecuali Sipadan dan Ligitan diberlakukan sebagai keadaan status quo lihat: Sengketa Sipadan dan Ligitan) kemudian pada tanggal 27 Oktober 1969 dilakukan penanda tanganan perjanjian antara Indonesia dan Malaysia disebut sebagai Perjanjian Tapal Batas Kontinental Indonesia - Malaysia, [1] kedua negara masing2 melakukan ratifikasi pada 7 November 1969, tak lama berselang masih pada tahun 1969 Malaysia membuat peta baru yang memasukan pulau Sipadan, Ligitan dan Batu Puteh (Pedra blanca) tentunya hal ini membingungkan Indonesia dan Singapura dan pada akhirnya Indonesia maupun Singapura tidak mengakui peta baru Malaysia tersebut. Kemudian pada tanggal 17 Maret 1970 kembali ditanda tangani Persetujuan Tapal batas Laut Indonesia dan Malaysia [2] akan tetapi, kembali pada tahun 1979 pihak Malaysia kembali membuat peta baru mengenai tapal batas kontinental dan maritim dengan serta merta secara sepihak membuat perbatasan maritimnya sendiri dengan memasukan blok maritim Ambalat kedalam wilayahnya yaitu dengan memajukan koordinat 4° 10' arah utara melewati pulau Sebatik. [3] tentu peta inipun sama nasibnya dengan terbitan Malaysia pada tahun 1969 yaitu diprotes dan tidak diakui oleh pihak Indonesia dengan berkali-kali pihak Malaysia membuat sendiri peta sendiri padahal telah adanya perjanjian Perjanjian Tapal Batas Kontinental Indonesia - Malaysia tahun 1969 dan Persetujuan Tapal batas Laut Indonesia dan Malaysia tahun 1970, masyarakat Indonesia melihatnya sebagai perbuatan secara terus menerus dari pihak Malaysia seperti ingin melakukan ekspansi terhadap wilayah Indonesia.

[sunting] Aksi-aksi sepihak

  • Tgl 21 Februari 2005 di Takat Unarang {nama resmi Karang Unarang) Sebanyak 17 pekerja Indonesia ditangkap oleh awak kapal perang Malaysia KD Sri Malaka,
  • Angkatan laut Malaysia mengejar nelayan Indonesia keluar Ambalat.
  • Malaysia dan Indonesia memberikan hak menambang ke Shell, Unocal dan ENI. [3]
  • Berkaitan dengan itu pula surat kabar Kompas mengeluarkan berita bahwa Menteri Pertahanan Malaysia telah memohon maaf berkaitan perkara tersebut [4]. Berita tersebut segera disanggah oleh Menteri Pertahanan Malaysia yang menyatakan bahwa kawasan tersebut adalah dalam kawasan yang dituntut oleh Malaysia, dengan itu Malaysia tidak mempunyai sebab untuk memohon maaf karena berada dalam perairan sendiri. Sejajar dengan itu, Malaysia menimbang untuk mengambil tindakan undang-undang terhadap surat kabar KOMPAS yang dianggap menyiarkan informasi yang tidak benar dengan sengaja.
    • Pemimpin Redaksi Kompas, Suryopratomo kemudian membuat permohonan maaf dalam sebuah berita yang dilaporkan di halaman depan harian tersebut pada 4 Mei 2005, di bawah judul Kompas dan Deputi Perdana Menteri Malaysia Sepakat Berdamai.[5]
  • Pada koordinat: 4°6′03.59″N 118°37′43.52″E / 4.1009972°N 118.6287556°E / 4.1009972; 118.6287556 terjadi ketegangan yang melibatkan kapal perang pihak Malaysia KD Sri Johor, KD Buang dan Kota Baharu berikut dua kapal patroli sedangkan kapal perang dari pihak Indonesia melibatkan KRI Wiratno, KRI Tongkol, KRI Tedong Naga KRI K.S. Tubun, KRI Nuku dan KRI Singa [6] yang kemudian terjadi Insiden Penyerempetan Kapal RI dan Malaysia 2005, yaitu peristiwa pada tgl. 8 April 2005 Kapal Republik Indonesia Tedong Naga (Indonesia) yang menyerempet Kapal Diraja Rencong (Malaysia) sebanyak tiga kali, akan tetapi tidak pernah terjadi tembak-menembak karena adanya Surat Keputusan Panglima TNI Nomor: Skep/158/IV/2005 tanggal 21 April 2005 bahwa pada masa damai, unsur TNI AL di wilayah perbatasan RI-Malaysia harus bersikap kedepankan perdamaian dan TNI AL hanya diperbolehkan melepaskan tembakan bilamana setelah diawali adanya tembakan dari pihak Malaysia terlebih dahulu.
  • Shamsudin Bardan, Ketua Eksekutif Persekutuan Majikan-majikan Malaysia (MEF) menganjurkan agar warga Malaysia mengurangi pemakaian tenaga kerja berasal dari Indonesia
  • Pihak Indonesia mengklaim adanya 35 kali pelanggaran perbatasan oleh Malaysia.[7]
  • Tgl 24 Februari 2007 pukul 10.00 WITA, yakni kapal perang Malaysia KD Budiman dengan kecepatan 10 knot memasuki wilayah Republik Indonesia sejauh satu mil laut, pada sore harinya, pukul 15.00 WITA, kapal perang KD Sri Perlis melintas dengan kecepatan 10 knot memasuki wilayah Republik Indonesia sejauh dua mil laut yang setelah itu dibayang-bayangi KRI Welang, kedua kapal berhasil diusir keluar wilayah Republik Indonesia.
  • Tgl 25 Februari 2007 pukul 09.00 WITA KD Sri Perli memasuki wilayah RI sejauh 3.000 yard yang akhirnya diusir keluar oleh KRI Untung Suropati, kembali sekitar pukul 11.00, satu pesawat udara patroli maritim Malaysia jenis Beech Craft B 200 T Superking melintas memasuki wilayah RI sejauh 3.000 yard, kemudian empat kapal perang yakni KRI Ki Hadjar Dewantara, KRI Keris, KRI Untung Suropati dan KRI Welang disiagakan

Google Earth Pun Mengakui Ambalat Milik Indonesia

 



Jakarta (TANDEF) - Dunia internasional mengakui bahwa Blok Ambalat adalah bagian dari Republik Indonesia. Blok Ambalat tidak sekedar bagian dari ZEE (Zona Ekonomi Ekslusif), melainkan benar-benar bagian dari wilayah teritorial Indonesia. Ini dapat dibuktikan dengan software peta bumi & foto satelit yang dilansir oleh Google, yakni Google Earth. Terlihat jelas pada gambar di bawah ini bahwa Blok Ambalat berada di selatan daripada batas wilayah Indonesia-Malaysia (di Google Earth, sejak awal batas negara ini ditandai dengan garis kuning tebal).



Sebagaimana dilansir harian Kompas tanggal 6 Juni 2009 dalam berita berjudul “Menhan: RI Tak Gentar Hadapi Manuver Malaysia”, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menyampaikan bahwa sejak 1966 Indonesia telah memberikan konsensi pada perusahaan multinasional ENI dan Chevron di Blok Ambalat dan itu tidak pernah dipersoalkan Malaysia sebelumnya, sampai mereka mengeluarkan Peta Maritim 1979, yang ditentang oleh Indonesia, Singapura, Vietnam dan China. "Hasil kontrak itu, selama ini juga masuk ke kas Negara Indonesia. Jadi, bagaimana pun posisi kita lebih kuat. Semua berdasar Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS) 1982,” ujar Menhan.

Jatuhnya Pulau Sipadan & Ligitan ke tangan Malaysia atas keputusan Mahkamah Internasional beberapa tahun lalu pun semata-mata bukan atas dasar bukti-bukti sejarah maupun dokumen legal di masa lampau, melainkan semata-mata atas dasar pertimbangan effective occupation, dimana Malaysia sudah membangun cottage & resort di Pulau Sipadan & Ligitan walaupun pada masa itu kedua pulau ini masih dalam sengketa.

Untuk itu, terhadap Blok Ambalat ini, perlu kiranya Indonesia menerapkan langkah yang serupa, yakni melakukan effective occupation terhadap Ambalat sebagai unjuk kedaulatan kita di sana. Effective occupation ini dapat dilakukan dengan melakukan eksplorasi minyak di sana, maupun dengan aktifnya nelayan kita melaut, tentunya dengan pengawalan ketat TNI untuk menjamin agar mereka tidak mendapat gangguan dari pihak asing manapun yang tidak ingin Ambalat tetap menjadi milik Indonesia.


Saykoji Buat Lagu Nge-trendd

Artis lain mana ada yang berani seperti yang di lakukan Saykoji, karena mereka takut jobnya di malingsia sepi.

Saykoji Setuju Malaysia Disebut ‘Maling Sial’

Jakarta Saykoji mengaku tidak antipati terhadap negara Malaysia. Namun mengenai sebutan ‘Maling Sial’ untuk negara tetangga itu, menurutnya itu sah-sah saja.

Penyanyi hip-hop itu mengaku tak ingin menyerang negara. Menurutnya sebutan ‘Maling Sial’ cocok bagi seseorang yang mengakui sesuatu namun bukan hak atau miliknya.

“Kalau di internet ada yang bilang ‘Maling Sial’. Gue setuju. Jangan sensi dulu. Karena itu semua motivasi orang yang suka nge-klaim punya siapapun,” ujar Saykoji yang ditemui di studio ANTV Cawang, Jakarta, Rabu (2/9/2009) malam.

Saykoji juga pernah menjadi korban ‘pencurian’ oleh musisi Malaysia. lagunya dijiplak habis dan diganti liriknya menjadi bahasa Malaysia. Namun menurut pria chubby itu, kini masalahnya sudah tuntas. Ia malah mengaku kini berteman baik dengan musisi Malaysia itu.

(dari detik.com)

lirik lagu Copy My Style”

you copy my style
you copy again
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend
but sooner or later i gotta take my stand

udah bolak balik sampe balik kebolak
temen gue sampe keselek pas makan kolak
lagi lagi berulang ulang terus terjadi
tetangga bikin ulah lagi bikin sakit hati

suka ngaku ngaku kagak malu malu
punya indonesia di klaim satu satu
apa memang kalian yang gak mampu mampu
buat budaya sendiri efek gak ampuh ampuh

baca rambu rambu, bangsaku berbudi luhur
tapi usik terus, reputasi mu masuk kubur
jujur gue bangga jujur gue bersyukur
elo ngaku ngaku berarti progress lo mundur

panas ku bertutur kreasi bicara
walau sudah jelas identitas ku dijarah
joe farizal aja bisa minta maap
masa yang lain kagak nyadar kagak tanggap

you copy my style
you copy again
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend
but sooner or later i gotta take my stand

bukan mo sok nasionalis sombong mengangkat alis
bukan mo sok gangster bukan sok sadis
walau lagi ngetop bukan gue sok ngartis
tapi bales pake lagu paling praktis

marah marah di internet, udah pasaran
ngomel ngomel di pasar kagak sabaran
kaya cacing kepanasan jenggot kebakaran
rasanya gatel pengen ngasih tamparan

tapi gue orang nya cinta damai
walau rasanya sulit untuk santai
amunisi di samping nyiur melambai
pakai musik rap ku siap membantai

memang satu rumpun masih sama melayu
tapi melayu saykoji keras dan gak kemayu
selendang rocker ku agak mendayu
tapi coba ajak gue battle rap ayuk!!

you copy my style
you copy again
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend
but sooner or later i gotta take my stand

Bisa di Download di

http://www.zshare.net/audio/64667124cdeb1f8d/


Foto Pulau Sipandan ( Amlabat ) from google earth


Kapal Perang Malaysia  Masuk Indonesia


KRI Usir Malaysia Yang Menerobos Indonesia


SBY : Jika Diplomasikan Tidak Tercapai , Perang Dengan Malaysia Jalan Terakhir


Konflik Ambalat


Yang Mau Ngobrol Dengan Malaysia LANGSUNG


[ Copy this | Start New | Full Size ]


Data Negara Indonesia :

Republik Indonesia
Bendera Lambang
MottoBhinneka Tunggal Ika
(Bahasa Jawa Kuna: "Berbeda-beda tetapi tetap Satu")
Ideologi nasional: Pancasila
LaguIndonesia Raya
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Jakarta
Bahasa resmi Bahasa Indonesia
Pemerintahan Republik presidensiil
 -  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
 -  Wakil Presiden Jusuf Kalla
Kemerdekaan
 -  Diproklamasikan 17 Agustus 1945 
 -  Diakui (sebagai RIS) 27 Desember 1949 
 -  Kembali ke RI 17 Agustus 1950 
Luas
 -  Total 1,904,569 km2 (15)
sq mi 
 -  Air (%) 4,85%
Penduduk
 -  19 Juni 2009 memperkirakan 230.472.833[1] (4)
 -  2000 sensus 206.264.595 
 -  Kepadatan 134/km2 (84)
347/sq mi
PDB (KKB) 2007 estimate
 -  Total US$1.038 miliar[2] (15)
 -  Per kapita US$4.356[3] (114)
PDB (nominal) 2007 estimate
 -  Total US$408 miliar[2] 
 -  Per kapita US$1.812[3] 
IPM (2004) 0,711 (menengah) (108)
Mata uang Rupiah (Rp) (IDR)
Zona waktu WIB, WITA, WIT (UTC+7, +8, +9)
Menyetir di kiri
TLD .id
Kode telepon 62

Data Negara Malaysia :

 

 

Malaysia
Bendera Lambang
Motto"Bersekutu Bertambah Mutu"
"Persatuan adalah Kekuatan" 1
LaguNegaraku
Ibu kota Kuala Lumpur2
3°08′N 101°42′E / 3.133°N 101.7°E / 3.133; 101.7
Kota terbesar Kuala Lumpur
Bahasa resmi Bahasa Melayu (Bahasa Malaysia) 3
Demonim Bangsa Malaysia
Pemerintahan Monarki terpilih konstitusional federal dan demokrasi parlementer)
 -  Yang di-Pertuan Agong Tuanku Mizan Zainal Abidin
 -  Perdana Menteri Najib Tun Razak
Kemerdekaan
 -  Dari Britania Raya (hanya Malaya)
31 Agustus 1957 
 -  Federasi (dengan Sabah, Sarawak dan Singapura4)
16 September 1963 
Luas
 -  Total 329,847 km2 (66)
127,355 sq mi 
 -  Air (%) 0,3
Penduduk
 -  Sep 2008 memperkirakan 27.730.000[1] (43)
 -  2000 sensus 24.821.286 
 -  Kepadatan 845/km2 (114)
218/sq mi
PDB (KKB) 2008 estimate
 -  Total $384,119 miliar[2] (30)
 -  Per kapita $14.071[2] (59)
PDB (nominal) 2008 estimate
 -  Total $222,219 miliar[2] (39)
 -  Per kapita $8.140[2] (63rd)
Gini (2004) 40,3 
IPM (2008) 0,823 (Templat:Fontcolor) (63)
Mata uang Ringgit (RM) (MYR)
Zona waktu MST (UTC+8)
Menyetir di kiri
TLD .my
Kode telepon 606
1 Malaysian Flag and Crest dari www.gov.my.
2 Putrajaya adalah pusat pemerintahan persekutuan.
3 Nama kebijakan resmi pemerintah adalah Bahasa Malaysia ([3] namun undang-undang terus mengacu bahasa resmi sebagai Bahasa Melayu Bahasa Inggris masih boleh digunakan untuk sebagian keperluan resmi menurut Undang-Undang Bahasa Nasional 1967.
4 Singapura menjadi negara merdeka pada 1965
5 Dihitung berdasarkan perkiraan penduduk terakhir
6 020 dari Singapura.

Lirik Lagu Negaraku ( Lagu Kebangsaan Malaysia )


Negaraku
Tanah tumpahnya darahku,
Rakyat hidup
bersatu dan maju,

Rahmat bahagia
  Tuhan kurniakan,
Raja kita
Selamat Bertahta,

Rahmat bahagia
  Tuhan kurniakan.
Raja kita

selamat bertahta


Chat

  • Don't Use Nick "Malingsiasite" admin only!!!


[ Copy this | Start New | Full Size ]


Add My facebook

            

  


Tags

  1. Buku Tamu

Web Ini Dilengkapi Dengan :

http://i788.photobucket.com/albums/yy166/mm_dimas/STAVOLRADIO.gif

Web Ini Di Sponsori Oleh :

http://i788.photobucket.com/albums/yy166/mm_dimas/STAVOLRADIO.gif

 

 


Pesan Dari Admin :

  1. Mulai Sekarang Website BIM Hanya Menampung 10 Postingngan Saja, Jadi Berita Lamanya Akan Dipindahkan Di Menu Berita Lama
  2. Mulai Sekarang Website BIM Sudah Tidak Bisa Di Akses Dengan IE ( Internet Explorer ) Walapun Versi Terbaru Tetap Tidak Bisa
  3. Sekarang Website Ini Sudah Mempunyai Website Cadangan, Jadi Kalau Website Ini Eror, Tinggal Ke Website Cadangannya ,Tetapi Website Cadangannya Dari Blogger , Bukan Webnode Lagi... Ini URL Website Cadangannya : http://www.cadanganantimaling.blogspot.com

IP

Forum Anti Malaysia Di Kaskus

Bagi Yang Ingin Berforum , Di Kaskus Aja !

Saya Sediakan Room Untuk Forum Anti Malaysia

Ni URLnya : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=119535931#post119535931 Atau Klik DISINI


Status Admin

Dimas Wibisono } TIDAK DIKETAHUI

 

Status Moderator

ZOE DARK } TIDAK DIKETAHUI

 

 

 


Berubah Nama

Minggu,4 Oktober 2009 16:46

Saat Ini Website Anti Malaysia Berubah Nama Menjadi " Berita Indonesia - Malaysia / Berita Indonesia Dan Malaysia "

Dengan Singkatan BIM (Berita Indonesia Malaysia) Dikarenakan Websitenya Tidak Baik Dengan Nama Anti Malaysia Dan Juga Website Ini Tidak Cocok Bernama Anti Malaysia Jika Isinya Berita Berita Ini.

 


Powered By :


Poll

Ini Website Gimana ?

Sangat Bagus
77%
53

Bagus
7%
5

Cukup
3%
2

Jelek
13%
9

Total votes: 69


Ngobrol Langsung Dengan Malaysia

Bagi Yang Mau Mengobrol Dengan Malaysia LANGSUNG Silahkan Ke Chat Arezeo , Chat Arezeo Di Paling Bawah ( Yang Warna GOLD )


 


Online User


Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Chat Box

  • No Spam
  • No Porn
  • No Iklan/Ads
  • No Use Nick Admin
  • Patuhi Rules Atau Banned IP


ShoutMix chat widget


Kritik / Saran

Klik Disini


Contact

Admin


Penggemar Anti Malaysia

Klik Gambar Untuk Menjadi Penggemar Anti Malaysia


Stavol Radio - Indonesian Radio
Free advertising

Sponsor :

Ads Powered by:KumpulBlogger.com

 

http://lh6.ggpht.com/_KJDsgbdlwqk/Srw0AYZIYfI/AAAAAAAAAKM/_VUgadn_9QI/bannerq.jpg

 



Masukkan Code ini K1-A99EAD-6
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Gambar

Malaysia and Indonesia Peace

Malaysia and Indonesia Peace


Save Ambalat

pertahankan ambalat !!
AMBALAT MILIK INDONESIA!
Save Our Ambalat
Ambalat Milik Indonesia !

BIM™ Berita Indonesia dan Malaysia